Sejak 16 April 2018 lalu, ACR Bridge Club pimpinan Mas Kelik Irwantono bekerja sama dengan pegiat Bridge Online Bei Djaloeardi membuat turnamen bridge online dengan title ACR Bridge Club Online Tournament dengan total hadiah Rp 11 Jt. 

 

Bei, selama ini secara aktif mempopulerkan turnamen bridge secara online namun dalam bentuk individual challenge dimana setiap pemain berpartner dengan robot melawan pemain lain tentunya memainkan papan yang sama. Skor kedua meja dibandingkan. 

 

Bei kemudian mencari sponsor untuk pertandingan bridge secara online. Gayung bersambut, Mas Kelik dengan senang hati bersedia meramaikan event bridge di tanah air. Maka terlaksanalah event ini, namun agar lebih bermanfaat tentunya seperti bermain bridge biasa, dalam hal ini dalam format Team Match.

 

Tidak kurang dari  50 tim ikut serta dari seluruh pelosok negeri. Semuanya dibagi ke dalam dalam 8 grup babak kualifikasi. Babak kualifikasi menggunakan sistem roundrobin 2x ketemu masing-masing 8 papan. 2 tim terbaik melaju ke 16 besar (BABAK II). Ke-16 tim ini kemudian dibagi lagi menjadi 4 grup yang skemanya sudah ditentukan sebelumnya. Babak ke II memainkan sistem roundrobin 2x ketemu @12 papan.

 

Berkiut adalah tim-tim yang melaju ke 16 besar.

1. BUNGO

2. IJEN TOBA

3. NAGA LIAR

4. GOTONG ROYONG 

5. PASBAR

6. GTBC RED

7. SAMSAK NTB

8. KERTANEGARA 70

9. TOAR

10. KBB PUTRA

11. KABSOL

12. AREK JATIM

13. KUDA NIL

14. DOA IBU

15. ACE SPADE

16. DCF A

 

Sejak kemaren babak ke-II sudah berlangsung hingga Jumat atau paling telat Sabtu lusa. 2 tim teratas dari masing-masing pool akan melaju ke babak KO 8 besar dengan skema yang juga sudah disusun secara rapi oleh Raja Bridge Online Indonesia Bei Djaloeardi.

 

Perlu diketahui bahwa permainan bridge secara online sangat rawan kecurangan, makanya director pertandingan sudah mengingatkan bahwa jika ada permainan yang aneh, diluar logika baik bidding, play atau defense mereka akan diinterogasi dan jika terjadi kejanggalan dalam pembelaan mereka akan dilaporkan ke WBF dan BBO, dan tentunya ke GABSI sebagai induk organisasi bridge tanah air. Sanksi paling gampang adalah dikucilkan dari insan bridge online Indonesia dan namanya akan diumumkan. Untuk itu mari semua kita jaga sportifitas.

 

Terima kasih dari kami untuk Mas Kelik atas supportnya dalam meramaikan kegiatan bridge dalam negeri dan tak lupa pada sang pimpinan event ini Mas Bei Djaloeardi dan pihak-pihak lain yang memungkinkan event ini terlaksana. Sekali lagi terima kasih dari penggemar bridge Indonesia.

 


Add comment


Security code
Refresh

Event Berikutnya

No events

TAMU

Hari Ini 22

Kemaren 34

Minggu Ini 259

Bulan Ini 1248

Total 169150

Currently are 6 guests and no members online

Kubik-Rubik Joomla! Extensions