Kejuaraan Youth Bridge Online tingkat dunia yang telah bergulir sejak tahun 2018 lalu akan kembali diikuti oleh GABSI Indonesia. Kompetisi yang bertajuk, “3rd WBF Online Youth Teams League” merupakan kompetisi yang awalnya hanya memainkan nomor Junior U26 dan Kids U16 pada 2 seri sebelumnya, namun kemudian di tahun 2020 ini diperkenalkan tambahan nomor baru yakni Girls U26.

Seperti halnya sistem promosi-degradasi Kelas A dan B pada Kejurnas Antar-Provinsi di Indonesia, kompetisi ini juga menganut sistem serupa, hanya saja, istilah yang digunakan adalah Premier League dan First Division. Premier League akan berisikan 16 tim terbaik yang dipecah menjadi 8 tim grup A dan 8 tim grup B. Full round robin 7 sesi akan dipertandingkan pada masing-masing grup di mana 4 tim terbaik akan bertahan pada Premier League YOL 2021 sementara peringkat 5-6 akan memainkan babak play off berhadapan dengan peringkat 3-4 dari First Division. Peringkat 7-8 dari Premier League akan secara otomatis terdegradasi ke First Division.

Di sisi lain, First Division akan dibagi menjadi 2 grup dengan jumlah tim yang sama, memainkan 7 sesi. Peringkat 1-2 akan mengalami promosi ke grup Premier League di tahun mendatang, peringkat 3-4 akan bermain play off bertemu dengan peringkat 5-6 Premier League (seperti yang telah disebutkan di atas), sementara tim lainnya akan tetap bertahan di grup First Division.

Sebagai persiapan untuk mengikuti kejuaraan tersebut, Komite Bridge Online GABSI yang dimotori oleh Ronny A Lontoh telah menyelenggarakan Seleksi Nasional Bridge Online Junior/Girls/Kids pada 19 Desember 2019 hingga 18 Januari 2020 lalu. Animo peserta yang cukup tinggi terhadap seleksi ini dapat dilihat dari jumlah peserta yang mendaftar: 16 pasang Kids U16, 30 pasang Girls U26, dan nomor Junior U26 yang paling diminati, diikuti oleh 48 pasang yang berasal dari berbagai penjuru kota di Indonesia.

Untuk mendapatkan 4 pasang terbaik di masing-masing nomor ini, seleksi yang dipimpin oleh Mirza Noprian Utama ini dibagi menjadi beberapa tahap. Pada kategori Girls U26 dan Junior U26, peserta dijaring melalui 10 babak penyisihan Match Point. Pasangan yang berhak lolos ke babak final yakni 16 besar diambil dari 8 babak terbaik dari 10 babak penyisihan yang dijadwalkan. 50% dari rerata skor babak penyisihan dibawa sebagai carry over ditambah dengan 5 babak final untuk menentukan 4 pasangan yang berhak mewakili Indonesia. Sementara, untuk nomor Kids U16, penentuan 4 pasang hanya ditentukan berdasarkan hasil 10 babak terbaik dari 12 babak yang direncanakan tanpa final. Semua ini dengan catatan tidak ditemukan kecurangan selama permainan yang sejalan dengan visi GABSI: ZERO TOLERANCE TO CHEATING. Untuk meningkatkan “secure environment” ini, panitia juga menetapkan aturan Skype Video Screen untuk peserta ketika pertandingan sedang berlangsung.

Adapun hasil akhir babak final Junior U26 yang sekaligus akan mewakili Indonesia pada kompetisi Februari mendatang, yakni:

Coach: Taufik Asbi

NPC: Nurkunyil

  1. Deddy Wirata (Batam) – Fathan Nahar Azali (Cirebon)
  2. Jeffrey Prasetya (Balikpapan) – Ika Ayu Puspitasari (Balikpapan)
  3. Miftah Afifah (Tangerang) – Mgs Alfarizi (Palembang)
  4. Gatra Wiradika Aprilian (Jember) – Novendra Ravrielyan Bayu Putra (Gresik)

Di nomor Girls U26,

Coach: Elwindra

NPC: Nur Afitatur R

  1. Diana Aulia Rahma (Gresik) – Azari Elvinarisa (Kediri)
  2. Riska Rahayu N (Pasuruan) – Alysia Ayu S (Pasuruan)
  3. Sarah Rotinsulu (Manado) – Aprilia Rimporok (Manado)
  4. Poetri Sonya Tarabunga (Bekasi) – Dewita Sonya Tarabunga (Bekasi)

Dan berikut hasil untuk nomor Kids U16:


Add comment


Security code
Refresh

Event Berikutnya

No events

TAMU

Hari Ini 201

Kemaren 119

Minggu Ini 639

Bulan Ini 201

Total 269407

Currently are 6 guests and no members online

Kubik-Rubik Joomla! Extensions