Kejurnas Bridge Bridge Mahasiswa ke 21 dan Pelajar ke-16 secara resmi ditutup oleh Ketua Umum PB GABSI Miranda S. Goeltom di Gedung Balai Prajurit Marinir Cilandak Jakarta Selatan tadi malam. Terima kasih yang sebesar=besarnya disampaikan kepada Pengurus Bridge Propinsi DKI Jakarta serta panitia pelaksana yang sudah bersusah payah menyelenggarakan event ini dengan pelayanan yang sangat baik. Banyak sekali pujian yang diterima panitia khususnya adanya latar belakang foto untuk selfie yang dirancang demikian indah dengan logo kejurnas berupa ondel-ondel Betawi dengan latar belakang tugu Monas. Setiap peserta tidak akan melupakan tempat ini dan akan mengabadikannya.

Hari terakhir kemaren memperebutkan lima medali emas pasangan untuk setiap kategoti yakni mahasiswa, mahasiswi, SMA, SMP dan SD. Hebatnya tidak satupun propinsi yang bisa meraih lebih dari satu emas untuk nomor ini. Di nomor mahasiswa, pasangan DKI Oktoberti S. G Raranta & M. Akbar Anugerah dari Universitas Gunadarma meraih emas dengan 59,49%. Perak direbut oleh Narendra & Stefanus dari Unair (JATIM) dengan 58,40% dan perunggu oleh Theon Ringga Untan (KALBAR) dan Ahmad Jauhari & Moses Universitas Brawijaya (JATIM).

Pada kategori mahasiswi, UNDIP (JAWA Tengah) mendominasi dengan merebut emas dan perak. Emas atas nama Desy Noervita Rahayu & Della Ayu Nobira dengan 60,38%, diikuti oleh Monica Ayu Triana & Fransisca Tri Martanti H. dengan 59,19%. Atika Ramadhanty & Eliza Indriani dari Gunadarma (DKI) merebut perunggu bersama dengan Rahmi Dwi Yani & Weni Fitrianingsih Unej - Jember (JATIM).

Pada kategori SMA, giliran Jatim yang meraih emas atas nama Achmad Nizar Kamal Zawawi & Annisa Putri Mutaqin dari SMA Kediri dengan 63,83%. Christofel Katiandagho & Julianto Mulya Manado (Sulut) meraih perak dengan 61,07%. Perunggu diraih oleh Fatmah Latansa & Faizal Dava Adisurya (DKI) dan Ghaeska Fanaya & Azi Syah Perdana SMAN Langkat (Sumatera Utara).

Pada kategori SMP, pasangan Edward & Jonathan Karimun (KEPRI) menggebrak dengan merebut medali emas dengan skor 62.15%, diikuti oleh dua pasangan dari Sulawesi Utara Angelica P.t Rompas & Taqwa R. Winata dan Minyeo Jubilate Kai & Jaedon Mozez masing-masing dengan 60,28% dan 59,98%. Medali perunggu lainnya direbut oleh Alma Arida Zatu & Atthea Syahriza SMPN 1 Boja (JAWA Tengah).

Pada kategori SD, giliran pasangan Sulut yang berjaya atas nama Rushelle Anthonie & Pray Ismail dari SD Minut dengan skor 63,41%. Perak diraih oleh M. Bakhiet Ridhani & Hanif Noor Ghali SDN Tanah laut (Kalimantan Selatan) dengan skor 59,09% dan perunggu oleh dua pasangan Jatim masing-masing Ranum Diageng P. & Kaluna Fawwaz Jp (SDN Jember) dan Takhali Alif Muhammad & Rizky Nur Rohman MI Al Huda Pacitan.

Dengan berakhirnya kejurnas mahasiswa dan pelajar 2019 ini maka Jawa Tengah keluar sebagai juara umum dengan meraih 3 medali emas, 2 perak dan 1 perunggu. Jatim di peringkat ke-2 dengan 2 emas, 3 perak dan 8 perunggu.

Berikut klasemen perolehan medali

1. JAWA TENGAH 3,2,1
2. JAWA TIMUR 2,3,8
3/4: DKI JAKARTA 2,2,2,
3/4. Sulawesi Utara 2,2,2
5. Kepulauan Riau 1,0,1
6. Kalimantan Selatan 0,1,1
7. Jawa Barat 0,1,0
8/9. Kalimantan Barat 0,0,2
8/9. Sumatera Utara 0,0,2
10. DIY 0,0,1

TFT Ditutup

Sementara itu acara Training for Trainers secara resmi ditutup oleh Ketum GABSI MIranda S. Goeltom di Red n Blue Hotel di Lebak Bulus Jakarta Selatan. Dalam sambutannya, Ketua Umum menginginkan ada standarisasi pelatihan dan bagi pelatih lama yang sudah bersetifikat akan diminta ikut penyegaran karena ilmu bridge yang terus berkembang. Dia juga menekankan bahwa Training akan lebih sering diadakan dan semakin disempurnakan. Sementara itu pelatihan untuk turnament director dan wasit juga diminta oleh pengurus bridge di daerah.

Dalam pelatihan TFT, Dr. Adnan Fardi MPd wakil dari Sumbar yang menggalakan bridge di Kampus UNP Padang terpilih sebagai peserta terbaik, sementara empat peserta lainnya lulus dengan pujian masing-masing Hery Maulana (Kalsel), Chris Hombokau (Sulut), Sutiman, SP (Sumsel) dan Farid M Dimjati (Jateng).

 

 

Regu Mahasiswa Universitas Gunadarma Jakarta dan Regu Mahasiswi Universitas Dipenegoro Semarang masing-masing kelaur sebagai juara beregu Mahasiswa dan Mahasiswi Kejuaraan Bridge Nasional Mahasiswa ke-21 yang saat ini tengah berlangsung di Balai Prajurit Cilandak KKO Jakarta Selatan.

Di kategori Mahasiswa Regu Gunadarma yang beranggotakan Patrick Kalengkongan, Aditya Imawan, Edward Evert Angkouw, Oktoberti S Geraldo Raranta dan Moh. Akbar Anugrah serta Vichenzo Scyvo A. Nelwan (Playing Captain) di babak final berhasil mengalahkan regu kejutan UNPAD dengan 105.5-80 (0,5 + 62-19 dan 43-60). Menang cukup besar di segmen 1 dan kalah tipis di segment kedua. Sebelumnya di semifinal, Gunadarma berhasil membungkam juara babak penyisihan UNAIR Kuning dengan skor 62-57. Sedangkan UNPAD mengalahkan FTBC UNTAN dengan skor 124-55imp.

Di kategori Mahasiswi, UNDIP yang diperkuat oleh Fransisca Tri Martanti dan Monica Ayu Triana dengan didampingi Erika Putri W , Desy Noeverita Rahayu, Della dan Rahma Nisa W  berhasil membalas kekalahan mereka atas Gunadarma di babak penyisihan dan menang di kedua segment dengan 73-24 dan 63-22 sehingga secara total menang 136-48,7. Di semifinal Undip menyingkirkan UNEJ sementara Gunadarma membungkam ITS.

Di Kejurnas Pelajar ke-16 kategori SMA, tuan rumah DKI gagal mempertahankan gelar juara yang diraih tahun lalu. Regu SMA DKI Merah kalah dari SMA Kediri dengan 69-84 (5; 28-42; 36-42). Di semifinal SMA DKI MERAH mengalahkan SMA DIY 108,5-72, sementara SMA Kediri unggul dari SMA Langkat A.

Di nomor SMP terjadi kejutan besar. SMP BOJA Jawa Tengah yang tampil perkasa di babak penyisihan dan semi final berhasil dipatahkan oleh SMPN 1 Manado dengan 65-108 (8; 24-60; 43-48). Di semifinal SMP BOJA mengalahkan SMP JEMBER A, sementara SMPN1 Manado mengalahkan SMP Karimun.

Di nomor SD, SDN JEMBER LOR (JATIM ) dan SDN BANYUMAS (JATENG) melaju ke final. Pertarungan kedua tim ini dimenangkan oleh SDN Banyumas (JATENG) dengan 78-57 imp. Di semifinal Jember mengalaklan Tanah Laut (KALSEL) sementara Banyumas mengalahkan SDN 06 Manado (SULUT).

 

JATENG Memimpin Perolehan Medali

Propinsi Jawa Tengah untuk sementara memimpin perolehan medali dengan merebut 2 medali emas masing-masing dari Beregu Mahasiswi dan Beregu SD, 1 perak dari Beregu SMP.) Disusul kemudian oleh Jawa Timur dengan 1 Emas 2 perak dan 5 perunggu. Tuan rumah DKI Jakarta di tempat ketiga dengan 1 emas dan 2 perak.

Berikut adalah peroleh medali sementara

Propinsi Emas Perak perunggu Ket
JATENG 2 1 (MHSI; SMP) 
JATIM 1 2 5 (SMA+SD;SD, Mhs+Mhs+Mhsi+Mhsi+ SMP)
DKI 1 2 (Mhs, mhsi+SMA)
SULUT 1 0 1 (SMP; ; SD)
JABAR 0 1 0 (MHS)
KALBAR 0 0 1 ( ; ; MHS)
DIY 0 0 1 ( ; ; SMA)
SUMUT 0 0 1 ( ; ; SMA)
KEPRI 0 0 1 ( ; ; SMP)
KALSEL 0 0  1 (SD)

 

Besok hari terakhir Kejurnas masih menyisakan lima medali meas lagi masing-masing dari Pasangan Mahasiswa, pasangan Mahasiswi, pasangan SMA, Pasangan SMP dan pasangan SD.

 

 

Memasuki hari kedua penyelenggaraan Kejuaraan Nasional Bridge Pelajar ke 16 dan Kejuaraan Nasional Bridge Mahasiswa ke 21 tahun 2019 di Balai Prajurit, Bumi Marinir Cilandak Jakarta Selatan kemaren, seluruh nomor pertandingan sudah menyelesaikan babak penyisihan. Untuk SMP, SMA dan MAHASISWA juga sudah menyelesaikan babak Perempat Final, dan akan memainkan babak Semi Final dan Final hari ini, sedangkan SD dan Mahasiswa langsung memainkan
babak Semi Final yang juga akan dilangsungkan hari ini.

Berbagai kejutan tersaji pada hari kedua kemaren, beberapa Team unggulan di tiap kategori masih dapat melaju mulus, namun ada juga yang tergelincir sehingga gagal melaju ke babak selanjutnya. Dari hasil babak penyisihan tersebut tergambar bahwa persaingan di tiap kategori cukup merata,
kemampuan atlet atlet dari berbagai daerah nyaris seimbang dan bisa saling mengalahkan. Team yang benar benar siap berpeluang jadi Juara.

Pada kategori SD, terjadi kejutan ketika Tim SD Tanah Laut Kalsel berhasil menerobos ke empat besar. Berada di peringkat ke-8 pada hari pertama, mereka ini tampil solid pada hari kedua dan merebut posisi ke-4 dari 11 sesi pertandingan. Nasib kurang beruntung dialami Team SD Minut yang sebelumya berada diperingkat 2 dan MI Pacitan yang sebelumnya di posisi ke 4. Karena penampilan yang kurang stabil menyebabkan mereka terpeleset dan gagal maju ke Semi Final.

Di kategori SMP, Tim SMP Boja Kendal Jawa Tengah tampil perkasa tanpa terkalahkan dalam 11 sesi pertandingan.

Kejutan besar terjadi pada pertandingan kategori SMA, Team SMA Langkat A Sumatera Utara yang pada hari sebelumnya hanya berada di peringkat 8, melesat ke posisi  puncak dengan meraih total 96.69 VP. Team besutan Ucok Perwira Sakti Lubis ini dengan pemain: M Fathur Razaq, Alwi Habibie
Gunawan, Alif Zidan, Habibatul Ainina, Jansen dan Julius A.F Sihaloho, menang besar di tiga pertandingan terakhir.

KATEGORI MAHASISWI
Di Kategori Mahasiswi yang diikuti 10 Team dari 9 Perguruan Tinggi, Team Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang tampil sangat perkasa dengan memenangkan 8 dari sembilan pertandingan dengan skor yang besar. Dengan para pemain Fransisca Tri Martanti, Monica Ayu Triana dengan didampingi Erika
Putri W , Desy Noeverita Rahayu dan Della mengumpulkan 152.89 VP unggul sangat jauh dari peringkat kedua yang ditempati Gunadarma dengan 117.28 VP.


KATEGORI MAHASISWA
Pada Nomor paling bergengsi Kategori Mahasiswa, seperti sudah diduga sebelumnya terjadi persaingan yang cukup ketat dan silih berganti memimpin klasemen . UNAIR Kuning menjuarai babak penyisihan diikuti oleh FTBC UNTAN dan UNBRAW.

Pada babak Perempat Final Team UNAIR Kuning yang memilih lawan berhasil menjinakkan Team Politeknik Negeri Malang dengan skor ketat 115-101 IMP. Pada pertandingan lainnya Team Gunadarma Jakarta yang hampir saja tidak lolos ke Perempat Final menunjukkan tajinya dan melibas Tim ITS dengan skor telak 141-52 Imp. Selanjutnya Fajar Cs dari FTBC Untan terlalu tangguh bagi Team UNAIR Biru dan menang dengan 101-78.5 Imp. Perebutan Kursi
terakhir berlangsung seru antara UNBRAW yang menempati peringkat 3 menghadapi UNPAD yang berada di posisi 7, dan secara mengejutakan Team UNPAD menang dengan skor 74-48.6 Imp.

PARA SEMI FINALIS :

PARA SEMI FINALIS :
SD : SD JEMBER LOR Vs, SD TANAH LAUT
SDN 06 MANADO, Vs SD BANYUMAS

SMP : SMPN 1 BOJA, Vs SMP JEMBER A
SMPN 1 MANADO, Vs SMPN KARIMUN

SMA : SMA LANGKAT A, Vs SMA KEDIRI
SMA DKI MERAH, Vs SMA DIY

MAHASISWI : UNDIP, ITS, GUNADARMA
dan UNEJ

MAHASISWA : UNAIR KUNING,Vs GUNADARMA,
UNTAN FTBC dan UNPAD.

 

.

 

 

M. Bambang Hartono selaku pembina PB GABSI yang didampingi oleh Ketua Umum PB GABSI Miranda Gultom secara resmi membuka Kejuaraan Nasional Bridge Mahasisa ke-19 dan Pelajar ke-12 Di Balai Prajurit Cilandak KKO Jakarta Selatan. Kejurnas akan berlangsung dari tanggal 11-14 Nopember 2019 dan diikuti oleh lebih dari 450 atlit dan official dari 16 propinsi dari seluruh Indonesia.

Kejuaraan Nasional Mahasiswa dan Pelajar ini diharapkan menghasilkan para jawara-jawara muda bridge untuk dibina lebih lanjut dalam rangka menopang masa depan bridge Indonesia.

Dalamsambutannya, Ketua Panitia Kejurnas Joto Then menyampaikan bahwa kejurnas mempertandingkan nomor beregu dan pasangan masing-masing untuk mahasiswa, mahasiswi, SMA, SMP dan SD. Untuk tingkat mahasiswa yang diikuti oleh 21 tim dari 15 perguruan tinggi yang datang dari 7 propinsi. Sementara untuk nomor mahasiswi diikuti oleh 10 tim yang berasal dari 9 perguruan tinggi. Untuk tingkat SMA diikuti oleh 22 tim, SMP 16 tim dan SD 11 tim.

UNBRAW Memimpin Mahasiswa, UNDIP Mahasiswi
Kemaren telah diselesaikan 4 sesi babak kualifikasi. UNBRAW sementara memimpin dengankeunggulan sangat tipis atas UNAIR di nomor mahasiswa.
Inilah klasemen semntara nomor mahasiswa setelah menyelesaikan 4 sesi dari 7 sesi babak kualifikasi.

RK TEAM IMP VP
1 5 UNBRAW 59,37
2 6 UNAIR 58,71
3 7 GUNADARMA 54,46
4 14 FTBC UNTAN 52,11
5 3 UNPAD-1 50,79
6 21 STIS 47,80
7 18 UNEJ 46,04
8 19 UI - YELLOW 46,01
9 17 UGM 42,68
10 4 ITS 1 42,33
11 11 ITS 2 40,93
12 12 POLITEKNIK NEGERI MALANG 39,98
13 1 UNAIR - MAHASISWA 37,10
14 16 UNAND - AgBC 2 36,70
15 13 UNAND - AgBC 1 33,17
16 20 FATEK UNSRAT 28,44
17 2 IPB 28,28
18 9 Politeknik Negeri Batam 26,51
19 10 UNPAD-2 26,30
20 15 UNSRAT 26,15
21 8 UI - ACES 24,14

Di nomor mahasiswi, UNDIP sementara berada di peringkat teratas diikuti ITS dan Gunadarma.
Berikut klasemen mahasiswi hingga sesi ke-4

RK TEAM IMP VP
1 5 UNDIP 70,31
2 4 ITS 66,16
3 2 GUNADARMA 53,89
4 1 UGM 51,47
5 3 UNBRAW 44,47
6 8 UNEJ 32,28
7 9 UNTAN 1 27,78
8 10 STIS 20,81
9 6 UNTAN 2 18,15
10 7 UNSRAT 68 185 14,68

Di nomor SMA, SMA Langkat A asuhan Perwira Lubis sementara memimpin dengan 56,64VP, diikuti oleh SMA DKI MERAH dengan 53,31VP dan SMA PASURUAN dengan 53,17VP. Untuk Tingkat SMP, SMP BOJA sementara berada di peringkat atas dengan 66.37VP, diikuti oleh SMPN 1 Karimun Kepri dan SMPN 1 Manado serta MTsN Sawahlunto di peringkat empat. Sementara untuk nomor SD, Jawa Timur merajai arena dengan memborong peringkat satu dua dan tiga sementara setelah menyelesaikan 5sesi. Mereka berasal dari SD Banyumas, MI Pacitan dan SD Jember.

Kecuali SD yang memainkan pertandingan round robin dan langsung memilih 4 tim terbaik, nomor-nomoryang lain memainkan sistem swiss dan memilih 8 tim terbaik untuk berlaga di babak KO. Kejurnas juga disiarkan secara live melalui Bridge Base Online.


Training For Trainers

Sementara itu Ketua Umum PB GABSI secara resmi membuka Pelatihan "Training For Trainers" yang diikuti oleh 36 peserta dari 12 propinsi dari seluruh Indonesia. Training berlangsung di Hotel Red n Blue Lebak Bulus Jakarta Selatan dan berlangsung dari 11-14 Nopember 2019. Training menitik beratkan kepada Teknik Mengajar, Penguasaan Sistem Standard yang dasar serta Praktek Mengajar. 

Event Berikutnya

05 Dec 2019n09:00AM - 07:00PMnPra PON
10 Dec 2019n09:00AM - 07:00PMnKEJURNAS BRIDGE 57
10 Dec 2019n09:00AM - 07:00PMnKEJURNAS BRIDGE 57
10 Dec 2019n09:00AM - 07:00PMnKEJURNAS BRIDGE 57
10 Dec 2019n09:00AM - 07:00PMnKEJURNAS BRIDGE 57
10 Dec 2019n09:00AM - 07:00PMnKEJURNAS BRIDGE 57
14 Dec 2019n09:00AM - 03:00PMnHBN 2019

TAMU

Hari Ini 159

Kemaren 239

Minggu Ini 159

Bulan Ini 2249

Total 226388

Currently are 34 guests and no members online

Kubik-Rubik Joomla! Extensions