Luar biasa. Turnamen Bridge Telkom Indonesia Open 2019 sebagai turnamen bridge terbesar di tanah air dibanjiri peserta sampai-sampai panitia menolak pendaftaran regu-regu yang mendaftar di saat akhir. Bila selama ini para peserta dimanjakan dengan mendaftar di hari-H namun kali ini terpaksa mereka gigit jari karena kapasitas ruangan yang terbatas. Panitia sebelumnya memang sudah memberi warning bahawa kapasitas ruangan yang terbatas sehingga para peserta akan dibatasi.

Di nomor open team tercatat 69 tim ikut berpartisipasi. Jumlah ini adalah jumlah peserta terbesar sebuah turnamen lokal dalam sepuluh tahun terakhir. Beberapa peserta diantaranya berasal dari luar negeri seperti Singapore, Britain dan Australia. Sementara di ajang lainnya, peserta final Liga Bridge Siswa Nasional dan Liga Bridge Mahaiswa Nasional juga sedang berlangsung di Auditorium Telkom Landmark Tower Lt 6 Jl Gatot Soebroto Jakarta tempat turnamen berlangsung.

Sebagai sebuah perusahaan yang bergerak di industri layanan telekomunikasi, Telkom Indonesia Open dibuka dengan semarak secara teknologi oleh Direktur Human Capital Management Bp Edi Witjara dan didampingi oleh Ketua Umum GABSI Miranda S. Goeltom, M. Bambang Hartono serta ketua penyelenggara TIO 2109.

Dari arena pertandingan, Dauna Winaza tampil perkasa dengan merebut empat kemenangan beruntun dan memimpin babak kualifikasi @10 papan dengan raihan 72,89VP. Disusul kemudian oleh salah satu tim tuan rumah Telkom Regional 2 C (Treg2 -C) dengan 66,94VP. Wenang Sintesa P menyusul ditempat ketiga dengan 61,43VP diikuti oleh Jaya Abadi Granitama dengan 60,97VP. Persaingan masih akan berlangsung ketat di dua babak penyisihan yang tersisa untuk mencari tujuh peringkat teratas yang lolos ke babak final.

Berikut adalah 15 peringkat teratas hingga sesi ke-4.

RK TEAM VP
1 3 DAUNA winaza 72,89
2 14 Treg2-C 66,94
3 63 Wenang Sintesa P 61,43
4 44 Jaya Abadi Granitama 60,97
5 25 Djarum 76 60,67
6 61 ACR Kokali 60,42
7 8 Padang Pariaman Mix 59,86
8 68 RAEWAYA SULUT 58,18
9 15 DELA Kab Bogor 53,52
10 23 Djarum Super 53,41
11 5 CLIMANUSA 52,88
12 9 GABRIAL UI 52,63
13 37 PONCOL 51,22
14 7 Team International 50,54
15 49 KABUPATEN SOLOK 50,02

 

Grand Final LBSN dan LBMN

Setelah menjalani Liga Bridge Nasional baik untuk siswa maupun mahasiswa sebagai lima putaran di daerah masing-masing, sebanyak 60 pasangan lolos ke grand final Liga Siswa dan Mahasiswa masing-masing 15 pasangan untuk setiap kategori yakni: Mahasiswa, SMA, SMP dan SD.

Kemaren sudah diselesaikan 8 dari 15 sesi pertandingan dengan klasemen semua nomor sebagai berikut:

Mahasiswa

RK PASANGAN MAHASISWA SESI 1-8 BD TOT MAX %
1 12 Stefanus Endras & Jamaluddin Ghani 32 248 384 64,58
2 3 Aditya Imawan & Patrick K 28 215 336 63,99
3 1 Sofi Chorina & Ita Purnamasari 28 211 336 62,8
4 13 Mochamad Abhiegal & Fikrul Ulla Agas Putra 32 211 384 54,95
5 6 Muhammad Algi Fari & Scyvo Nelwan 28 184 336 54,76
6 7 Reza Ramadhan & Fatur Rizal Pratama 28 181 336 53,87
7= 8 Vonny Yulita Ariyani & Nico Dwi Hidayah 28 173 336 51,49
7= 4 Sarah Rotinsulu & Piter Dumanau 28 173 336 51,49
9 11 Ahmad Rizal Hadi Sandhori & Ziko Mildulandy Rahim 32 187 384 48,7
10 2 Ninda Rizki Asriyeni & Sartia Arisna 28 160 336 47,62
11= 10 Ringga Adi Syahputra & Theon Darius Darwin 32 170 384 44,27
11= 14 Gregorius Hendy P & Salman Alfarizi 32 170 384 44,27
13 9 Ahmad Fauzi Fahmi & Yanuar Krisna Pamuja 32 163 384 42,45
14 5 Dewi Syaputri Batara & Rijalul Hilmi 28 113 336 33,63
15 15 Muhammad Fadillah & Ruth Kenzy Febrianti 32 129 384 33,59

 

SMA

RK PASANGAN SMA SESI 1-8 BD TOT MAX %
1 15 Amalia Hasanah & Junio Alfaro Bernard 32 230 384 59,9
2 1 Mikael Juan Sebastian & Afix Vega Praditya 28 200 336 59,52
3 5 Arief Maulana & Alif Naufal Basman 28 198 336 58,93
4 9 Adristia Nugraha & Wisnu Setyo Anggono 32 226 384 58,85
5 12 M. Fathur Razaq & Alwi Habibie Gunawan 32 225 384 58,59
6 2 Ghaeska Fanaya & Aji Syah Perdana 28 186 336 55,36
7 13 Annisa Putri Mutaqin & Rifa Syakira Salman 32 193 384 50,26
8= 14 Almira Livia & Syafna Aisyah 32 184 384 47,92
8= 11 Anita Miranda & Hamti Amelia Putri 32 184 384 47,92
10 6 Helmina Salwa & Yumna Aspiya 28 155 336 46,13
11 4 Adif Maulana Sifa & Shalma Fadhilla 28 142 336 42,26
12 3 Nur Devianita Zahra & Shenaelindra Permana 28 139 336 41,37
13 10 Riko Adi Putra & Saifudin Juri 32 157 384 40,89
14 7 Darina Raihani Hawasi & Qurrata A'yuni Ahsan 28 135 336 40,18
15 8 Gede Raditya Manohara & I Gede Agus Wirya Jaya 28 134 336 39,88

 

SMP

RK PASANGAN SMP SESI 1-8 ADJ BD TOT MAX %
1 6 Teguh Arif Budiman & Palah Mahardika   28 222 336 66,07
2 1 Aulia Gading Irianti & Quinn Kay Setiawan   28 203 336 60,42
3 5 Edwardana F.T.P. Hutajulu & Jonathan Esthwara   28 198,8 336 59,17
4 15 Minyeo Jubilate Kairupan & Jaedon Mozez Kairupan   32 213 384 55,47
7 10 Nisrina Tria Nabila & Vania Asa Yumna   32 200 384 52,08
8 14 Intan Nur Astari & Refansyah Arvietazahri   32 187 384 48,7
9 12 Adelia Tessa Laura A.s & Aliyya Nisrina   32 183 384 47,66
10 13 Shafa Bunga Nabila & Mimmy Fatihatul Jannah   32 182 384 47,4
11 8 Pande Bagus Andhika & Ida Komang Bryan   28 152 336 45,24
12 3 Fitria Alifahtu Zahra & Zhevira Auryn Hakim -4 28 144,2 336 42,92
13 4 Yonathan Lourensius & Johandinata Aspha Murti   28 142 336 42,26
14 9 Muhammad Hafidz Al Habibi & Kurnia Akbar Pratama   32 162 384 42,19
15 11 Ahmad Zaytun & Muhammad Faqih Azka   32 131 384 34,11
5= 2 Suyenti Reza Amelia & Shafa Salsabila   28 182 336 54,17
5= 7 Devin Berliansyah N & Muhamad Ryan Febryansyah   28 182 336 54,17

 

SD

RK PASANGAN SD SESI 1-8 ADJ BD TOT MAX %
1 7 Nayla Safina & Maulida Rahma   28 220 336 65,48
2 3 Rizky Nur Rahman & Takhali Alif Muhammad   28 211 336 62,8
3 2 Jose Gilang Panjaitan & David Yubal Esthwara   28 189 336 56,25
4 8 Gadiza Aulia & Camelia Rizqi Fadillah   28 187 336 55,65
5 13 Barbie Bachtiar & Amalia Cayla Natania Rawung   32 213 384 55,47
6 9 Kaluna Fawwaz J. P. & Ranum Diageng P.   32 207 384 53,91
7 4 Azka Salsabila & Nalani Azzahra -4 28 177,2 336 52,74
8 5 Vanessa Dominique Kabaikan & Cleodora Ozora Sanda   28 177 336 52,68
9 11 M Rizky Alamsyah & Maitreya Restu Bumi   32 185 384 48,18
10 14 M. Ilham Aryansah & Ni Putu Dea Arini   32 181 384 47,14
11 10 Airy Wolah Umboh & Patrick Ananda Widjaja   32 173 384 45,05
12 15 Aulia Azizah Fitri & Ahmada Cantika   32 163 384 42,45
13 1 Cindy Angel Chatrines & Natanael Augusta Seloatmodjo   28 138 336 41,07
14 12 Astita Titania Mercuri & Nikmah Zumrotul Sofiah   32 157 384 40,89
15 6 Ainun Khalila & C. Orivia Muslika   28 105,8 336 31,49

 

Grand Final liga siswa masih menyisakan tujuh sesi lagi hari ini. Selamat berjuang untuk semuanya.

 

 

 

 

Kejurnas Bridge Bridge Mahasiswa ke 21 dan Pelajar ke-16 secara resmi ditutup oleh Ketua Umum PB GABSI Miranda S. Goeltom di Gedung Balai Prajurit Marinir Cilandak Jakarta Selatan tadi malam. Terima kasih yang sebesar=besarnya disampaikan kepada Pengurus Bridge Propinsi DKI Jakarta serta panitia pelaksana yang sudah bersusah payah menyelenggarakan event ini dengan pelayanan yang sangat baik. Banyak sekali pujian yang diterima panitia khususnya adanya latar belakang foto untuk selfie yang dirancang demikian indah dengan logo kejurnas berupa ondel-ondel Betawi dengan latar belakang tugu Monas. Setiap peserta tidak akan melupakan tempat ini dan akan mengabadikannya.

Hari terakhir kemaren memperebutkan lima medali emas pasangan untuk setiap kategoti yakni mahasiswa, mahasiswi, SMA, SMP dan SD. Hebatnya tidak satupun propinsi yang bisa meraih lebih dari satu emas untuk nomor ini. Di nomor mahasiswa, pasangan DKI Oktoberti S. G Raranta & M. Akbar Anugerah dari Universitas Gunadarma meraih emas dengan 59,49%. Perak direbut oleh Narendra & Stefanus dari Unair (JATIM) dengan 58,40% dan perunggu oleh Theon Ringga Untan (KALBAR) dan Ahmad Jauhari & Moses Universitas Brawijaya (JATIM).

Pada kategori mahasiswi, UNDIP (JAWA Tengah) mendominasi dengan merebut emas dan perak. Emas atas nama Desy Noervita Rahayu & Della Ayu Nobira dengan 60,38%, diikuti oleh Monica Ayu Triana & Fransisca Tri Martanti H. dengan 59,19%. Atika Ramadhanty & Eliza Indriani dari Gunadarma (DKI) merebut perunggu bersama dengan Rahmi Dwi Yani & Weni Fitrianingsih Unej - Jember (JATIM).

Pada kategori SMA, giliran Jatim yang meraih emas atas nama Achmad Nizar Kamal Zawawi & Annisa Putri Mutaqin dari SMA Kediri dengan 63,83%. Christofel Katiandagho & Julianto Mulya Manado (Sulut) meraih perak dengan 61,07%. Perunggu diraih oleh Fatmah Latansa & Faizal Dava Adisurya (DKI) dan Ghaeska Fanaya & Azi Syah Perdana SMAN Langkat (Sumatera Utara).

Pada kategori SMP, pasangan Edward & Jonathan Karimun (KEPRI) menggebrak dengan merebut medali emas dengan skor 62.15%, diikuti oleh dua pasangan dari Sulawesi Utara Angelica P.t Rompas & Taqwa R. Winata dan Minyeo Jubilate Kai & Jaedon Mozez masing-masing dengan 60,28% dan 59,98%. Medali perunggu lainnya direbut oleh Alma Arida Zatu & Atthea Syahriza SMPN 1 Boja (JAWA Tengah).

Pada kategori SD, giliran pasangan Sulut yang berjaya atas nama Rushelle Anthonie & Pray Ismail dari SD Minut dengan skor 63,41%. Perak diraih oleh M. Bakhiet Ridhani & Hanif Noor Ghali SDN Tanah laut (Kalimantan Selatan) dengan skor 59,09% dan perunggu oleh dua pasangan Jatim masing-masing Ranum Diageng P. & Kaluna Fawwaz Jp (SDN Jember) dan Takhali Alif Muhammad & Rizky Nur Rohman MI Al Huda Pacitan.

Dengan berakhirnya kejurnas mahasiswa dan pelajar 2019 ini maka Jawa Tengah keluar sebagai juara umum dengan meraih 3 medali emas, 2 perak dan 1 perunggu. Jatim di peringkat ke-2 dengan 2 emas, 3 perak dan 8 perunggu.

Berikut klasemen perolehan medali

1. JAWA TENGAH 3,2,1
2. JAWA TIMUR 2,3,8
3/4: DKI JAKARTA 2,2,2,
3/4. Sulawesi Utara 2,2,2
5. Kepulauan Riau 1,0,1
6. Kalimantan Selatan 0,1,1
7. Jawa Barat 0,1,0
8/9. Kalimantan Barat 0,0,2
8/9. Sumatera Utara 0,0,2
10. DIY 0,0,1

TFT Ditutup

Sementara itu acara Training for Trainers secara resmi ditutup oleh Ketum GABSI MIranda S. Goeltom di Red n Blue Hotel di Lebak Bulus Jakarta Selatan. Dalam sambutannya, Ketua Umum menginginkan ada standarisasi pelatihan dan bagi pelatih lama yang sudah bersetifikat akan diminta ikut penyegaran karena ilmu bridge yang terus berkembang. Dia juga menekankan bahwa Training akan lebih sering diadakan dan semakin disempurnakan. Sementara itu pelatihan untuk turnament director dan wasit juga diminta oleh pengurus bridge di daerah.

Dalam pelatihan TFT, Dr. Adnan Fardi MPd wakil dari Sumbar yang menggalakan bridge di Kampus UNP Padang terpilih sebagai peserta terbaik, sementara empat peserta lainnya lulus dengan pujian masing-masing Hery Maulana (Kalsel), Chris Hombokau (Sulut), Sutiman, SP (Sumsel) dan Farid M Dimjati (Jateng).

 

 

Regu Mahasiswa Universitas Gunadarma Jakarta dan Regu Mahasiswi Universitas Dipenegoro Semarang masing-masing kelaur sebagai juara beregu Mahasiswa dan Mahasiswi Kejuaraan Bridge Nasional Mahasiswa ke-21 yang saat ini tengah berlangsung di Balai Prajurit Cilandak KKO Jakarta Selatan.

Di kategori Mahasiswa Regu Gunadarma yang beranggotakan Patrick Kalengkongan, Aditya Imawan, Edward Evert Angkouw, Oktoberti S Geraldo Raranta dan Moh. Akbar Anugrah serta Vichenzo Scyvo A. Nelwan (Playing Captain) di babak final berhasil mengalahkan regu kejutan UNPAD dengan 105.5-80 (0,5 + 62-19 dan 43-60). Menang cukup besar di segmen 1 dan kalah tipis di segment kedua. Sebelumnya di semifinal, Gunadarma berhasil membungkam juara babak penyisihan UNAIR Kuning dengan skor 62-57. Sedangkan UNPAD mengalahkan FTBC UNTAN dengan skor 124-55imp.

Di kategori Mahasiswi, UNDIP yang diperkuat oleh Fransisca Tri Martanti dan Monica Ayu Triana dengan didampingi Erika Putri W , Desy Noeverita Rahayu, Della dan Rahma Nisa W  berhasil membalas kekalahan mereka atas Gunadarma di babak penyisihan dan menang di kedua segment dengan 73-24 dan 63-22 sehingga secara total menang 136-48,7. Di semifinal Undip menyingkirkan UNEJ sementara Gunadarma membungkam ITS.

Di Kejurnas Pelajar ke-16 kategori SMA, tuan rumah DKI gagal mempertahankan gelar juara yang diraih tahun lalu. Regu SMA DKI Merah kalah dari SMA Kediri dengan 69-84 (5; 28-42; 36-42). Di semifinal SMA DKI MERAH mengalahkan SMA DIY 108,5-72, sementara SMA Kediri unggul dari SMA Langkat A.

Di nomor SMP terjadi kejutan besar. SMP BOJA Jawa Tengah yang tampil perkasa di babak penyisihan dan semi final berhasil dipatahkan oleh SMPN 1 Manado dengan 65-108 (8; 24-60; 43-48). Di semifinal SMP BOJA mengalahkan SMP JEMBER A, sementara SMPN1 Manado mengalahkan SMP Karimun.

Di nomor SD, SDN JEMBER LOR (JATIM ) dan SDN BANYUMAS (JATENG) melaju ke final. Pertarungan kedua tim ini dimenangkan oleh SDN Banyumas (JATENG) dengan 78-57 imp. Di semifinal Jember mengalaklan Tanah Laut (KALSEL) sementara Banyumas mengalahkan SDN 06 Manado (SULUT).

 

JATENG Memimpin Perolehan Medali

Propinsi Jawa Tengah untuk sementara memimpin perolehan medali dengan merebut 2 medali emas masing-masing dari Beregu Mahasiswi dan Beregu SD, 1 perak dari Beregu SMP.) Disusul kemudian oleh Jawa Timur dengan 1 Emas 2 perak dan 5 perunggu. Tuan rumah DKI Jakarta di tempat ketiga dengan 1 emas dan 2 perak.

Berikut adalah peroleh medali sementara

Propinsi Emas Perak perunggu Ket
JATENG 2 1 (MHSI; SMP) 
JATIM 1 2 5 (SMA+SD;SD, Mhs+Mhs+Mhsi+Mhsi+ SMP)
DKI 1 2 (Mhs, mhsi+SMA)
SULUT 1 0 1 (SMP; ; SD)
JABAR 0 1 0 (MHS)
KALBAR 0 0 1 ( ; ; MHS)
DIY 0 0 1 ( ; ; SMA)
SUMUT 0 0 1 ( ; ; SMA)
KEPRI 0 0 1 ( ; ; SMP)
KALSEL 0 0  1 (SD)

 

Besok hari terakhir Kejurnas masih menyisakan lima medali meas lagi masing-masing dari Pasangan Mahasiswa, pasangan Mahasiswi, pasangan SMA, Pasangan SMP dan pasangan SD.

 

 

Memasuki hari kedua penyelenggaraan Kejuaraan Nasional Bridge Pelajar ke 16 dan Kejuaraan Nasional Bridge Mahasiswa ke 21 tahun 2019 di Balai Prajurit, Bumi Marinir Cilandak Jakarta Selatan kemaren, seluruh nomor pertandingan sudah menyelesaikan babak penyisihan. Untuk SMP, SMA dan MAHASISWA juga sudah menyelesaikan babak Perempat Final, dan akan memainkan babak Semi Final dan Final hari ini, sedangkan SD dan Mahasiswa langsung memainkan
babak Semi Final yang juga akan dilangsungkan hari ini.

Berbagai kejutan tersaji pada hari kedua kemaren, beberapa Team unggulan di tiap kategori masih dapat melaju mulus, namun ada juga yang tergelincir sehingga gagal melaju ke babak selanjutnya. Dari hasil babak penyisihan tersebut tergambar bahwa persaingan di tiap kategori cukup merata,
kemampuan atlet atlet dari berbagai daerah nyaris seimbang dan bisa saling mengalahkan. Team yang benar benar siap berpeluang jadi Juara.

Pada kategori SD, terjadi kejutan ketika Tim SD Tanah Laut Kalsel berhasil menerobos ke empat besar. Berada di peringkat ke-8 pada hari pertama, mereka ini tampil solid pada hari kedua dan merebut posisi ke-4 dari 11 sesi pertandingan. Nasib kurang beruntung dialami Team SD Minut yang sebelumya berada diperingkat 2 dan MI Pacitan yang sebelumnya di posisi ke 4. Karena penampilan yang kurang stabil menyebabkan mereka terpeleset dan gagal maju ke Semi Final.

Di kategori SMP, Tim SMP Boja Kendal Jawa Tengah tampil perkasa tanpa terkalahkan dalam 11 sesi pertandingan.

Kejutan besar terjadi pada pertandingan kategori SMA, Team SMA Langkat A Sumatera Utara yang pada hari sebelumnya hanya berada di peringkat 8, melesat ke posisi  puncak dengan meraih total 96.69 VP. Team besutan Ucok Perwira Sakti Lubis ini dengan pemain: M Fathur Razaq, Alwi Habibie
Gunawan, Alif Zidan, Habibatul Ainina, Jansen dan Julius A.F Sihaloho, menang besar di tiga pertandingan terakhir.

KATEGORI MAHASISWI
Di Kategori Mahasiswi yang diikuti 10 Team dari 9 Perguruan Tinggi, Team Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang tampil sangat perkasa dengan memenangkan 8 dari sembilan pertandingan dengan skor yang besar. Dengan para pemain Fransisca Tri Martanti, Monica Ayu Triana dengan didampingi Erika
Putri W , Desy Noeverita Rahayu dan Della mengumpulkan 152.89 VP unggul sangat jauh dari peringkat kedua yang ditempati Gunadarma dengan 117.28 VP.


KATEGORI MAHASISWA
Pada Nomor paling bergengsi Kategori Mahasiswa, seperti sudah diduga sebelumnya terjadi persaingan yang cukup ketat dan silih berganti memimpin klasemen . UNAIR Kuning menjuarai babak penyisihan diikuti oleh FTBC UNTAN dan UNBRAW.

Pada babak Perempat Final Team UNAIR Kuning yang memilih lawan berhasil menjinakkan Team Politeknik Negeri Malang dengan skor ketat 115-101 IMP. Pada pertandingan lainnya Team Gunadarma Jakarta yang hampir saja tidak lolos ke Perempat Final menunjukkan tajinya dan melibas Tim ITS dengan skor telak 141-52 Imp. Selanjutnya Fajar Cs dari FTBC Untan terlalu tangguh bagi Team UNAIR Biru dan menang dengan 101-78.5 Imp. Perebutan Kursi
terakhir berlangsung seru antara UNBRAW yang menempati peringkat 3 menghadapi UNPAD yang berada di posisi 7, dan secara mengejutakan Team UNPAD menang dengan skor 74-48.6 Imp.

PARA SEMI FINALIS :

PARA SEMI FINALIS :
SD : SD JEMBER LOR Vs, SD TANAH LAUT
SDN 06 MANADO, Vs SD BANYUMAS

SMP : SMPN 1 BOJA, Vs SMP JEMBER A
SMPN 1 MANADO, Vs SMPN KARIMUN

SMA : SMA LANGKAT A, Vs SMA KEDIRI
SMA DKI MERAH, Vs SMA DIY

MAHASISWI : UNDIP, ITS, GUNADARMA
dan UNEJ

MAHASISWA : UNAIR KUNING,Vs GUNADARMA,
UNTAN FTBC dan UNPAD.

 

.

 

Event Berikutnya

29 Feb 2020n09:00AM - 07:00PMnLIGA BRIDGE INDONESIA
01 Mar 2020n09:00AM - 07:00PMnLIGA BRIDGE INDONESIA
07 Mar 2020n09:00AM - 07:00PMnLBJ Putaran 2
08 Mar 2020n09:00AM - 07:00PMnLBJ Putaran 2

TAMU

Hari Ini 14

Kemaren 123

Minggu Ini 668

Bulan Ini 3024

Total 236320

Currently are 66 guests and no members online

Kubik-Rubik Joomla! Extensions