Pasangan nasional Taufik Asbi - Robert Tobing berhasil menjuarai Syabas Master Pairs yang berlangsung selama 3 hari di Hotel Papandayan Bandung 2-4 Mei kemaren. Tampil kurang greget di hari pertama, pasangan ini tampil semakin lama semakin membaik dan di tiga sesi akhir merebut pimpinan klasemen dan mempertahankannya. Robert-Taufik meraih 811VP, diikuti oleh peringkat ke-2 Noldy Ngantung-Syahrial Ali dengan 805VP dan Noldy George-Franky Karwur di tempat ke-3 dengan 799VP.

Persaingan merebut peringkat pertama turnamen ini setiap harinya berlangsung seru. Pada hari pertama, persaingan sengit terjadi antara pasangan Kamto-Anthony Soebroto, Denny Sacul-Youbert Sumaraw, Suci Amita-Dewi, Indra Kusuma-Iskandar-Roni Eltanto dan Noldy Ngantung-Syahrial Ali. Kamto-Anthony Soebroto akhirnya meraih VP tertinggi dan merebut hadiah HP.

Pada hari kedua, persaingan seru terjadi antara Kikik Hikmat-Dede Mulyadi dengan Franky Karwur, Kikik-Dede unggul di garis finish dan merebut pembagian HP di hari kedua dan sekaligus memimpin perolehan VP secara keseluruhan unggul tipis atas Noldy NGantung-Syahrial Ali. ♣ 

Persaingan pada hari ketiga terjadi antara pasangan Robert Taufik dengan Noldy George-Franky Karwur. Lagi-lagi Noldy-Franky kalah tipis dan Robert-Taufik merebut HP hari ketiga sekaligus juara keseluruhan turnamen ini.

Berikut adalah peringkat 8 besar Syabas Master Pairs 2014

1. Robert - Taufik 816VP (Penalti 1VP)♠

2. Noldy Ngantung - Syahrial Ali 810 VP (penalti 5VP)

3. Noldy George-Franky Karwur 799VP 

4. Kristina Wahyu-Suci Amita Dewi 775VP ♣

5. Kikik Hikmat-Dede Mulyadi 757VP (penalti 2VP)♠

6. Yohannes Kariana-Budi Gunawan-Syarief Bastaman 745VP

7. Denny Sacul - Youbert Sumaraw 742VP

8. Apin Nurhalim - Adjat Abdurojak 724VP♣

 

Ucapan Terima Kasih

Para pecinta bridge sangat berterima kasih kepada sponsor utama kejuaraan ini, bapak Syarief Bastaman dari Syabas Energy. Turnamen ini ikut memperkaya turnamen bridge nasional yang sekarang lagi sepi-sepinya. Fasilitas pertandingan yang sangat memadai dengan penyelenggaraaan yang baik menjadikan turnamen ini berkelas. Sistem dan aturan ditegakkan dengan baik. Yang perlu diperbaiki hanyalah aturannya saja, seperti misalnya slow play yang kena penalti sementara pasangan yang gagal menyelesaikan sejumlah papan tidak dikenakan penalti. Kami percaya dari tahun ke tahun hal ini akan semakin baik. Berita menggembirakan datang dari Ketua Panitia Budi Gunawan bahwa tahun depan hadiah akan diperbesar. Sekali lagi terima kasih pak Syarief Bastaman. Bapak ikut serta memajukan olahraga bridge di negeri tercinta ini.

Pasangan Pelatda Kota Bandung Noldy George - Syahrial Ali berhasil menjuarai Turnamen Bridge Pasangan Piala Ibu Dora Sumitro yang dilangsungkan hari ini sebanyak 2 sesi di Ballroom Hotel JS Luwansa Kuningan Jakarta.  Turnamen yang didukung oleh Yayasan Arsari Djojohadikusumo tersebut mengambil tema, Perempuan Cerdas – Keluarga Sejahtera diadakan untuk memperingati Hari Kartini sekaligus mengenang jasa-jasa Almarhumah Ibu Dora Sumitro seorang maniak bridge yang sangat berjasa untuk kemajuanbridge di Indonesia.

Turnamen yang diikuti oleh 48 pasangan umum dan 42 pasangan wanita tersebut dibuka oleh Bapak Hasyim  Djojohadikusumo yang adalah putra dari mendiang Dora Sigar Sumitro. Untuk diketahui Ibu Dora adalah juga ibu dari Prabowo Subianto.

Ada rekor jumlah pesrta yakni sebanyak 90 pasangan dan rentang usia peserta yang sangat lebar. Peserta termuda adalah harel Pitna (8 tahun) dan peserta tertua adalah Ibu Herawati Diah yang sudah berusia 97 tahun.

Dalam pertandingan yang memainkan 2 sesi @ 18 papan tersebut, pasangan Noldy George - Syahrial Ali meraih skor tertinggi yakni 785MP atau sama dengan 64,13%. Peringkat ke-2 direbut oleh Piskanto - Robert Tobing yang meraih 769MP (62,83%) dan tempat ke-3 direbut oleh pemain junior Nur Ainia-Okta dengan 760MP (62,09%). Sementara pimpinan klasemen sesi pertama, Taufik Asbi - Lusye Bojoh terlempar ke tempat ke-5 karena tampil buruk di sesi ke-2 dan hanya meraih 739MP dibawah Paul SIlalahi - Nolly 742MP.

Untuk kelompok Putri, pasangan  Nunung – Fedilia Felecia berhasil menjadi yang terbaik, diikuti oleh Syarifah Nina Tirta Ayu – Conny Sumampouw di tempat ke-2 dan Rosalind de Graf – Henny Wauran di tempat ke-3.
 
Sdangkan untuk kelompok senior (60 tahun keatas) pemenangnya adalah:
1.     Babsye Lutzou-Ansaruddin
2.     Memed Hendrawan – Bert Toar Polii
3.     Bambang Hartono – Munawar Sawiruddin

 

Pemain bridge nasional Franky Karwur dari DKI Jakarta menjadi pemain yang meraih master point tertinggi untuk event nasional untuk tahun 2013 lalu. Franky meraih 555MP unggul jauh dari 4 pemain lain yang sama-sama meraih 480 MP yakni: Taufik Asbi, Robert Tobing keduanya juga dari DKI, Noldy George dari Jabar dan Giovani Watulingas dari klub Asindo.

 

Tercatat tahun 2013 hanya ada sejumlah 27 event open, jauh dibawah jumlah event tahun 2012 yaitu 46 event!. Akibatnya raihan MP Franky jauh dari pemuncak tahun 2012 Taufik Asbi yang meraih 905MP.

 

Untuk tahun 2013 sebanyak 218 pemain tercatat meraih master point open, jauh dari angka tahun 2012 sebanyak 330 pemain. Namun hal yang menggembirakan adalah munculnya pemain-pemain junior yang meraih master point open, diantaranya meraih peringkat terhormat di beberapa event penting dan bahkan jadi juara HBN.

 

Untuk pertandingan Internasional, Deny Sacul menjadi yang terbaik dengan 2 gelar dari Antar Klub Asean (Juara Senior dan Open Pairs) serta runner-up PABF.

 

Untuk Putri, tidak banyak event di tahun 2013 lalu. Juaranya adalah pasangan putri Jateng yang sekarang pindah ke DKI, Suci-Nana dengan 140MP. MP Junior masih dalam perhitungan.

 

Untuk lengkapnya silakan buka menu Master Point Open 

 

 

Pertandingan pasangan simultan dalam rangka Hari Bridge Nasional 12 Desember, yang diselengarakan pada tanggal 22 Desember 2013, diikuti oleh 363 pasangan peserta dan digelar secara serempak di 21 Kota di seluruh Indonesia yakni:

 

Balikpapan, Bandar Lampung, Bengkulu, Binjai, Denpasar, Lubuk Linggau, Mataram, Padang, Palembang, Pekanbaru, Pontianak, Semarang, Surabaya, Surakarta, Tangerang, Yogyakarta, Bolaang Mangondow, Jakarta Pusat, Karimun, Temanggung dan Bandung (namun Bandung tidak melaporkan hasilnya).

 

Berikut adalah hasil akhir secara nasional.

 

KATEGORI - 2

 

1 Rama Elnanda & Raja Satria (Yr.) - Lubuklinggau

2 FRANKY & HIDAYAT - BATAM

3 Denny Tirayoh & Mario Mambu - Kotamobagu

4. Putra Anugerah Gemilang & Ani Astria (Yr.) - Lubuklinggau

5. Wellya Aziz & Junaidy (Yr.) - Pekanbaru

 

 

Best Yunior: (Hadiah 1 juta)

Wellya Aziz & Junaidy (Yr.) - Pekanbaru

 

Best Ladies: (Hadiah 1 juta)

Vera Eka Sari & Nanda Kamtari (L) - Lubuklinggau

 

Best Senior: (Hadiah 1 juta)

Baharuddin T. Bolon & Dr. Bahagia Loebis (Sr) - Medan

 

Event Berikutnya

03 Jul 2020n09:00AM - 06:00PMnGub Jateng Cup - QUALIFICATION
04 Jul 2020n09:00AM - 06:00PMnGub Jateng Cup - QUALIFICATION
05 Jul 2020n09:00AM - 06:00PMnGub Jateng Cup - QUALIFICATION
10 Jul 2020n09:00AM - 06:00PMnGub Jateng - KNOCK OUT
11 Jul 2020n09:00AM - 06:00PMnGub Jateng - KNOCK OUT
12 Jul 2020n09:00AM - 06:00PMnGub Jateng - KNOCK OUT
20 Jul 2020n09:00AM - 07:00PMnKejurnas Antar Kota Online
20 Jul 2020n09:00AM - 07:00PMnKejurnas Antar Kota Online
20 Jul 2020n09:00AM - 07:00PMnKejurnas Antar Kota Online
20 Jul 2020n09:00AM - 07:00PMnKejurnas Antar Kota Online

TAMU

Hari Ini 13

Kemaren 68

Minggu Ini 269

Bulan Ini 81

Total 255339

Currently are 5 guests and no members online

Kubik-Rubik Joomla! Extensions