Sampai dengan akhir Juli 2020 ini telah terdaftar 1,999 orang pemain bridge nasional yang telah terdaftar sebagai anggota GABSI. Pendaftaran yang dibuka sejak bulan Pebruari 2020, pendaftaran anggotan melonjak ketika ada event-event yang mensyaratkan harus sebagai anggota GABSI terdaftar. Demikian disampaikan oleh Komite MP, Keanggotan dan IT, Ibu Alaftiha Retno dalam Rapat Pleno GABSI tgl 25 Juli lalu.

Pada awal Pebruari 2020, pendaftaran anggota melonjak karena adanya event LIGA BRIDGE INDONESIA. Pada bulan Juni kemaren pendaftaran juga meningkat karena adanya event Gubenrnur Jateng Cup dan terakhir di bulan Juli kembali naik ketika ada event Kejurnas Patkawan Online 2020. Taktik jitu pengurus dengan mensyaratkan harus terdaftar sebagai Anggota GABSI telah memaksa para pecinta bridge untuk registrasi keanggotaan.

Komposisi pemain secara total memang lebih tinggi pria dari wanita, khususnya untuk atlet dengan usia kelahiran sebelum tahun 1990. Sementara untuk kelahiran setelah itu, komposisi pria dan wanita sudah hampir 50-50 dengan komposiii pria hanya sedikit lebih banyak.

 

ROBERT TOBING Sementara Memimpin Master Point 2020

Sementara itu dalam perhitungan master point tahunan, sampai dengan akhir Juli 2020, Robert Parasian Tobing untuk sementara memimpin dengan raihan 1213,91, diikuti oleh Elwindra dengan 836,98 serta peringkat ke-3 oleh pasangan Jemmy Bojoh dan Paulus Sugandi masing-masing dengan 809,79. Lusje Bojoh dei peringkat ke-5 dengan 755.14. Fransisca Tri Martanti menjadi yang tertinggi di junior dengan meraih 677.36.

Event-event yang diperhitungan mendapatkan Master Point untuk 2020 ini adalah:

  • TBEC
  • LBI - tingkat nasional, offline: mendapatkan Green Point
  • PBFH
  • Pelangi Online Invitation Master Pairs
  • ACR MIXED TEAMS
  • ACR PAIRS
  • GUB CUP JATENG - laporan panitia belum masuk

 

Untuk memeriksa master point anda, silakan kunjungi majalahbridgeindonesia.com pada menu Master Point di sidebar kanan atau bagian bawah kalo di HP.

Regu-regu daerah mulai memperlihatkan tajinya dengan menguasai dua nomor utama yakni nomor open team dan nomor mixed team pada Kejurnas Bridge Patkawan Online 2020.. Di nomor open team, team dari Kabupaten Toraja ( Lany Liem, Yosep Warman, Andre Sugiharto, Andre Sugiharto, Michael Fernando Christian, Raden Sacchariawan Iriantha Putra, GE VINCENT NIKOLAS dan Aries Duma Pongrangga. ) berhasil memimpin babak kualifikasi hingga sesi ke-3 pertandingan dengan meraih 3 kemenangan besar. Kemaren malam mereka mengalahkan salah tim kuat Kota Bandung dengan skor 47-12 imp sehingga meraih total 52.12VP; Menyusul kemudian regu bridge dari Kota Ambon yang beranggotakan Alberth Maelissa, Marcus J Telussa, Yunus Ririhena dan Johan P Salamena) yang pada sesi ke-3 membungkam salah satu tim ibukota Jakarta Selatan dengan 37-7 pada sesi ke-3. Dengan kemenangan tersebut Ambon meraih total 51.53VP.

Tempat ketiga di Kota Makassar (Ansar Amir, Edwar Yopi Mangetan, Andi Maroef Joeseof, Ronaldi Tumbel) yang semalam mengalahkan Talaud dengan 58-25 sehingga secara total meraih 49.38VP, menyusul kemudian Kota Bekasi (Giovani W, Vicky Manoppo, Rivan Polii, Arthur K, Paulus Sugandi dan Syahrial Ali) dengan 47.49 dan Kabupaten Bengkulu tengah di tempat ke lima dengan (Yusri Hadi, Hendarmin, Suhardi dan Deterdas) 47.36VP


Sementara itu di nomor mixed team, Kabupaten Minahasa dengan para pemain Mareska M Angkouw, Gladies Yunita Mandang, Muslah J Paransa, Jani Julius Fehr, Youke Mandang, Denny Desmon Angkouw sementara memimpin dengan 56.75VP. unggul cukup jauh dari peringkat ke-2  Balikpapan (Editha G. Lembong, TONNY BAGY, CELIA ELVIRA ARDI dan Rinto Welliam Pang ) dengan 43.15VP. Tempat ketiga diduduki oleh Bandung Barat dengan para pemain Kelik Irwantono, Very pangkerego, Erwin Lienanda, Jaedon M Kauripan, Minyeo Jubilate Kauripan, Rachma Shaumi, Roro Joffani dengan raihan 42.22VP. Regu favorit Jakarta Utara yang dimotori Taufik-Lusje masih tertahan di peringkat 6 dengan 34.89VP

Baik open maupun mixed team akan memainkan 9 sesi baka kualifikasi sebelum memasuki babak knock out. Open menyisakan 16 besar sementara mixed langsung ke semifinal.

Di nomor junior, Jawa Timur masih menempatkan tim terbanyak di 5 besar. minimal 2 tim, kecuali nomor U15.

U31
1. MANADO - GABMO 48.70
2. KABUPATEN TANAH LAUT 46.53
3. KOTA SURABAYA 44.39
4. KABUPATEN JEMBER 139.39
5. KABUPATEN PANGKEP 32.41

U26

1. KOTA PALEMBANG 49.30
2. KABUPATEN JEMBER 44.91
3. KOTA MALANG 41.26
4. KABUPATEN JEMBER1 38.79
5. KOTA SURABAYA 37.27

U21
1. KABUPATEN MINAHASA UTARA 49.33
2. KABUPATEN PAMEKASAN 48.52
3. KOTA JAKARTA SELATAN GBJS U21 44.77
4. KABUPATEN PACITAN 44.72
5. KABUPATEN TANAH LAUT 43.97

U18
1. KABUPATEN PAMEKASAN 46.35
2. KABUPATEN LUMAJANG 44.76
3. MANADO - GABMO 44.68
4. KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA 43.00
5. KABUPATEN KULON PROGO 42.32

U15
1. KOTA TASIKMALAYA 47.49
2. KABUPATEN TANJUNG BALAI KARIMUN 42.01
3. KABUPATEN PACITAN MUDA 40.57
4. KOTA SEMARANG 39.92
5. MANADO - GABMO 38.53

U12
1. MANADO (GABMO) 51.02
2. KABUPATEN JEMBER 36.63
3. KOTA TASIKMALAYA 29.86
4. KABUPATEN BANYUMAS 26.49
5. KABUPATEN SAWAHLUNTO 12


Sementara itu di nomor Ladies dan Senior, Jakarta Utara (laadies) sementara memimpin diikuti oleh Cilehon Sr dan Manado Sr.

 


Oleh : Bert Toar Polii

Ketua Umum PB Gabsi, Miranda S Goeltom membukan Kejurnas Bridge Online Antar Kabupaten/Kota yang secara virtual semalam melalui Zoom yang diikuti seratusan orang mewakili PB Gabsi, Panitia. Pelaksana dan perwakilan dari berbagai Kabupaten/Kota se Indonesia.
Kejurnas Bridge Online Antar Kabupaten/Kota 2020 mempertandingkan 4 nomor pertandingan, yaitu Open, Ladies, Mixed dan Senior tim. Selain itu juga dipertandingkan kelompok umur yang terdiri dari : U12, U16, U18, U21, U26 dan U31. Namun U disini berarti “under” bukan usia jadi syaratnya peserta yang memenuhi syarat adalah pemain yang berusia 11,15,17,20,25 dan 30 tahun pada tahun 2020 atau kurang dari itu. Agar lebih jelas tentang aturan usia pemain yang memenuhi syarat adalah yang merayakan ulang tahun ke 11,15,17,20,25 dan 30 pada tahun 2020 untuk menikuti kategori U12,U16,U18,U21,U26 dan U31.



Syarat untuk senior tim adalah berusia minimal 62 tahun pada tahun 2020 atau lebih tua. Sementara untuk open itu bebas diikuti oleh putra maupun putri. Syarat lainnya setiap pemain hanya boleh mengikuti 1 nomor pertandingan.

Kejuaraan yang diikuti 192 tim dari berbagai kota ini memecahkan rekor Kejurnas Bridge karena saat ini ada sekitar 1152 atlet yang ikut bertanding dari berbagai kota di Indonesia termasuk kota-kota yang selama ini hamper tidak pernah mengikuti Kejurnas Bridge. Sebut saja, Kabupaten Buton, Grobogan, Muna, Mamuju, Landak, Klungkung, Solok, Bengkulu Selatan, Sintang, Dompu dan lain-lain.

Pertandingan akan berlangsung sebulan lebih, dimulai besok tanggal 20 Juli 2020 dan akan berakhir tanggal 23 Agustus 2020.
Peserta yang ikut ada 61 tim di nomor open team, 19 tim mix, 3 senior tim dan 4 ladies tim. Di kelompok junior 11 tim untuk U31, 25 tim U26, 22 tim U21, 21 tim U18, 19 tim U16 dan 5 tim U21.

Disinilah kelebihan olahraga ini dimana usia emas atlet tidak terbatas. Di kelompok U12 mungkin ada yang baru berusia 8 tahun, sedangkan di kelompok senior ada atlet yang sudah berusia sekitar 84 tahun. Suatu perbedaan usia yang sangat tajam dan ketika bertanding dimana tidak ada pembatasan usia bisa saja atlet 8 tahun mengalahkan yang senior yang sudah 84 tahun. Walaupun kemungkinan ini hanya terjadi dalam satu pertandingan dengan board yang dimainkan tidak banyak.

Dalam acara pembukaan secara virtual semalam, acara dibuka oleh Ronny Lontoh sebagai Ketua Komite Bridge Online PB Gabsi yang melaporkan tentang jumlah peserta yang ikut serta mengucapkan terima kasih kepada Panpel yang telah bekerja keras untuk mensuksekan event ini. Terima kasih kepada Tim Pakar yang akan mengevaluasi berbagai hal tentang protes dari peserta, para Tournament Director, tim bulletin, master point dan sekretariat dan tentu saja yang terutama kepada seluruh peserta. Karena tanpa partisipasi mereka event ini tidak akan sesukses ini.
Selanjutnya Miranda S Goeltom memberikan sambutan sekaligus membuka event ini.

Dalam sambutannya, Ibu Miranda menekankan bahwa PB Gabsi akan menjadikan Kejurnas Bridge Online sebagai salah satu prioritas dalam pembinaan atlet sekaligus memanfaatkan teknologi online untuk memajukan bridge. Karena dengan online kita bisa memasuki seluruh pelosok tanah air untuk mengenalkan olahraga bridge yang sudah diyakini dapat membantu mencerdaskan bangsa. Oleh sebab itu Kejurnas Bridge Online akan diselenggarakan secara rutin setiap tahun. Namun marilah kita memanfaatkan keunggulan teknologi dengan benar dan tepat. Bertandinglah secara antusias tapi dalam kerangka menjunjung tinggi sportivitas. Semoga tim pakar yang terdiri dari para pemain yang berpengalaman dan tidak diragukan kemampuannya dapat membuat event ini berjalan dengan lancer, lanjut Ibu Miranda.

Tim pakar kali ini diketuai Santje Panelewen dengan anggota Joto Then, Syahrial Ali, Robert Tobing, Noldy George, Kamto dan Bert Toar Polii.
Mari kita secara bersama-sama melatih diri kita untuk bermain secara wajar seperti saat bermain offline. Dengan cara ini jika diterapkan secara benar maka saya yakin nama Indonesia akan berkibar lagi di kalangan dunia bridge internasional. Barusan tim Women U26 telah membuktikan mampu masuk 4 besar dunia dalam 3rd World Youth Team Bridge League dan Kids U16 naik ke Preimer League, lanjut Ibu Miranda. Akhir kata selamat bertanding kepada seluruh peserta, semoga yang terbaik keluar sebagai juara.

Acara selanjutnya Chief Tournament Director Jhon Tumewu memberikan penjelasan tentang aturan pertandingan yang penting-penting.

Kejuaran Nasional Patkawan Online Antar Kota/Kabupaten 2020 akan dimulai tanggal 20 Juli lusa. Hari ini adalah hari terakhir pendaftaran peserta. 
Kejurnas yang semula terlihat kurang diminati peserta tiba-tiba pesertanya membludak pada hari terakhir pendaftaran.

Sebagai gambaran pada Rabu lalu, jumlah peserta open team yang terdaftar baru berjumlah 18 regu. Angka ini meningkat menjadi 27 tim hingga semalam, dan
pagi ini jumlah peserta open team telah mencapai 46 tim. Demikian juga di nomor Mixed team. Rabu lalu baru berjumlah 4 tim, kemaren menjadi 7 tim dan
pagi ini jumlah peserta mixed team sudah mencapai 15 tim, melonjak lebih 2x dari hari sebelumnya. Untuk informasi peserta dapat di menu Favorite Links berikut DAFTAR PESERTA KEJURNAS PATKAWAN ONLINE 2020

Demikian juga untuk nomor -nomor yang lain. Calon peserta memanfaatkan waktu-waktu tersisa untuk mendaftar. Kedisiplinan mulai diterapkan sejak kejurnas
lalu yang membatasi waktu pendaftaran tidak pada hari H tapi beberapa hari sebelum kejuaraan dimulai. Jika anda lalai, ya anda ketinggalan.

Menurut rencana Ketua Umum GABSI Miranda Goeltom akan membuka Kejurnas ini melalui Zoom pada minggu malam pada jam 19.00. Para kapten tim akan diminta
untuk bergabung dan undangan akan disebarkan segera. Technical meeting yang menyangkut persoalan teknis penyelenggaran, aturan dan sistem pertandingan serta pairing pertama juga akan dilakukan pada malam tersebut.

Ketum GABSI dalam arahannya kepada panitia penyelenggara untuk bersikap lebih tegas dalam mengantisipasi dan menindak pelaku kecurangan. Pengawasan secara ketat akan dilakukan panitia. Bila dalam penelitian bisa saja seseorang diputuskan bersalah sehingga tidak bisa melanjutkan sisa pertandingan. Salah satu bentuk pengawasan adalah kesediaan menerima panggilan video dari TD secara acak dan penggunaan video tools lainnya di babak semi final dan final.

UPDATE Peserta
Open ; 60 tim
Mixed; 19 tim
Ladies: 2 tim
Senior: 2 tim

Total Dewasa = 83 tim

U31 = 11
U25 = 17
U21 = 24
U18 = 20
U15 = 18
U12 = 04

Junior = 94 tim

Total tim peserta = 187 tim, Ruarr.... Biasa.....

 

Event Berikutnya

No events

TAMU

Hari Ini 2

Kemaren 113

Minggu Ini 2

Bulan Ini 2374

Total 268019

Currently are 15 guests and no members online

Kubik-Rubik Joomla! Extensions